Berita Dari Hendra

Memberikan Ilmu Yang Bermanfaat

Cara Membuat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sederhana

Solar panel merupakan alat yang menangkap sinar matahari dan kemudian dapat merubahnya menjadi energi listrik,  sebelumnya saya telah menulis tentang teknologi solar cell yang berjudul “Potensi penggunaan solar cell di Indonesia“. Dan kemudian dalam post saya berikut ini, kita dapat mencoba membuat solar panel yang sederhana.
Kita dapat mencoba untuk mengetahui Cara membuat Solar Cell sel surya dengan mempersiapkan kotak CD bekas yang terbuat dari plastik bening, lempengan besi & tembaga yang berguna sebagai konduktor, kabel tembaga dan lem silikon.
Langkah pertama adalah dengan membuat  plat oksida cuprous  (plat besi yang berkarat) berbentuk kotak, kemudian bersihkan  salah satu sudut dengan amplas untuk disolder dengan kabel tembaga, plat tersebutakan berfungsi sebagai sisi negatif.

b

Kemudian kita membuat plat positif dengan membentuk potongan U  dari lembaran tembaga, sedikit lebih besar daripada plat oksida cuprous, dengan bagian dalam potongan U sedikit lebih kecil daripada plat oksida cuprous. Setelah itu solder kabel tembaga disalah satu sisi dari plat U tersebut. Rekatkan plat berbentuk U pada plastik bening CD bagian depan dengan lem silikon yang banyak agar tidak terjadi kebocoran. Pastikan bahwa koneksi solder benar-benar tertutup dengan lem, atau berada di luar lem – an berbentuk, seperti digambar.

c

Gambar diatas menunjukkan sisi belakang dari solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar di bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa lem silikon tidak sepenuhnya menutupi plat tembaga yang berbentuk U, karena nantinya sebagian dari plat tembaga harus bersentuhan dengan air asin.

4

Langkah berikutnya adalah meletakkan plat yang berbentuk kotak diatas plat U, namun sebelumnya lem kembali plat U sehingga membentuk lapisan yang tebal, lapisan tersebut berfungsi untuk isolator dan agar membuat ruangan ruang untuk air asin. Sekali lagi, tidak semua bagian tembaga tertutup, sehingga akan ada bagian dari tembaga didalam kontak dengan air asin. Rekatkan plat kotak kelapisan lapisan lem tersebut. Anda harus menekan cukup keras untuk memastikan bahwa tidak ada celah, tapi tidak begitu keras sampai dua plat saling bersentuhan.

5

Gambar diatas menunjukkan sisi belakang solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa kita akan menambahkan lem ekstra untuk membentuk saluran di bagian atas untuk membiarkan air asin yang akan ditambahkan.

f

Selanjutnya, gunakan pipet besar untuk menambah air asin. Isi sel hampir ke bagian atas plat tembaga, sehingga hampir tumpah keluar.Kemudian menutup saluran dengan lem, dan biarkan lem sampai kering.

7

Dalam gambar di atas kita dapat melihat

 

SELAMAT MENCOBA…!!!

Iklan
Tinggalkan komentar »

Andai Aku Jadi Ketua KPK

Seandainya aku menjadi ketua KPK hal pertama yang saya lakukan adalah memburu para koruptor yang yg sekarang kabur ke luar negeri dengan menjalin hubungan penegak hukum yang ada di luar negeri. hal selanjutnya saya akan mengajukan hukuman rajam kepada setiap koruptor yang terbukti bersalah karena mereka itu seperti lintah darat yang menghisap darah rakyat yang kehidupannya sangat memprihatinkan.

3 Komentar »

Kegenitan Dan Pekerjaan

PENELITIAN psikolog Chadi Moussa dan Bank Adrian,
dari University of Surrey, Inggris, mengungkapkan pria
yang rutin menggoda lawan jenis di tempat kerja
cenderung kurang puas dengan pekerjaan mereka.
Studi yang melibatkan 201 peserta, pria dan
perempuan, ini dilakukan melauli kuesioner yang mengukur prilaku kegenitan di kantor, kepuasan kerja,
penilaian kinerja oleh diri sendiri dan kepribadian.
Peserta dengan rentang usia 21-68 ini berasal dari
berbagai sektor pekerjaan.
Hasilnya memperlihatkan tingkat “flirting” seorang pria
di tempat kerja berbanding terbalik dengan tingkat kepuasan kerjanya. Sebaliknya, bagi peremppuan, tidak
ditemukan hubungan yang signifikan antara aktifitas
menggoda dan kepuasan kerja.
Chadi menjelaskan, meskipun memiliki manfaat, seperti
menghibur rekan kerja, menggoda secara berlebihan
merupakan tanda bahwa seseorang bosan dengan jenis, penempatan atau bidang pekerjaannya.
(Sciencedaily/*/X-5)

Tinggalkan komentar »

Romantisme Dan Daya Kritis

UNGKAPAN cinta itu buta bukan isapan jempol. Studi dari University College London, Inggris, membuktikan orang yang jatuh cinta memiliki daya kritis rasional yang lebih rendah daripada biasanya.
Penelitian dilakukan terhadap 24 reponden berusia 19-47 tahun. Mereka terlibat hubungan romantis selama empat bulan hingga 23 tahun. Peserta diminta melihat gambar pasangan masing-masing dan teman lawan jenis yang tidak terkait dengan hubungan romantis. Para peneliti kemudian memindai otak relawan dengan menggunakan MRI. Hasilnya, zona “cerebral cortex” di otak menjadi nonaktif tatkala ssubjek melihat gambar kekasih. Daerah itu diyakini sebagai pusat pertimbangan di otak.
Peneliti Semir zeki menyimpulkan perasaan cinta menekan aktifitas saraf yang berkaitan dengan kekritisan.(Emax Health/*/X-5)

Tinggalkan komentar »

Kesendirian Memicu Darah Tinggi

KESENDIRIAN itu menyakitkan, seperti yang disimpulkan dari hasil pengamatan psikolog sosial Universitas Chichago, AS, John Cacioppo. Bersama koleganya, Steve Cole, dari Universitas California, mereka meneliti kaita kesepian seseorang serta penngaruhnya ppada kesehatan. Hasilnya, kesendirian dan rasa sepi berpotensi tinggi memicu penyakit darah tinggi, tingkat daya tahan tubuh, hingga kemampuan belajar dan memori otak.
Cacioppo mengatakan rasa sepi telah memicu peningkatan hormon kortisol serta tekanan darah. Selain itu, terlalu lama kesepian dapat mengubah kemampuan interaksi sosial seseorang, menumbuhkan reaksi berlebih dan tingkah laku negatif. (Live Science/DK/X-4)

Tinggalkan komentar »

Renang dan Tekanan Darah

KEBIASAAN berenang ternyata dapat membantu pengontrolan tekanan darah pada orang dewasa. Demikian kesimpulan peneliti Universitas Texas, AS, setelah mengamati 43 manula yang rata-rata berusia 60 tahun.
Para manula yang diteliti iti memiliki keluhan tekanan darah, tapi secara keseluruhan kondisi mereka cukup sehat dan stabil. Selama 12 minggu, penelitian yang diketuai Hirofumi Tanaka itu mengamati partisipan yang berenang hingga 3-5 kali dalam seminggu. Para partisipan itu pun diminta berenang rutin selama 45 menit setiap kalinya. Di akhir penelitian, tekanan darah para perenang itu mengalami penurunan rata-rata hingga 9 poin jika dibandingkan dengan saat penelitian dimulai. (Reuters/DK/X-5/Media-Indonesia)

Tinggalkan komentar »