Berita Dari Hendra

Memberikan Ilmu Yang Bermanfaat

Stack dalam Bahasa C

Stack adalah suatu daftar atau urutan elemen yang elemennya dapat diambil dan ditambah hanya hanya melalui satu jalur saja, yaitu bagian depan list. Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah tumpukan buku di perpustakaan yang tumpukannya dapat ditambah pada bagian paling atas dan mengambilnya dari bagian paling atas pula.
Ada 2 operasi paling dasar yang penting dari stack yang dapat dilakukan, yaitu :
a. Operasi push yaitu operasi menambahkan elemen data pada urutan terakhir (paling atas).
b. Operasi pop yaitu operasi mengambil sebuah elemen data pada urutan terakhir dari stack.
Tumpukan disebut juga “Push Down Back” yaitu penambahan elemen baru (push) dan penghapusan elemen dari tumpukan (pop) Untuk mengimplementasikan stack, bisa menggunakan linked list atau juga array, tergantung pada permasalahan yang dihadapi. Apabila permasalahan yang dihadapi adalah permasalahan tumpukan (stack) dimana jumlah elemen maksimum dibatasi, maka bisa digunakan array. Apabila jumlah elemen maksimumnya tidak dibatasi, maka linked list lebih tepat digunakan. Salah satu konsep yang efektif untuk menyimpan dan mengambil data adalah “terakhir masuk sebagai yang pertama keluar” (Last in First
Out/LIFO). Dengan konsep ini, pengambilan data akan berkebalikan urutannya dengan penyimpanan data.

oke, ga usah kebanyakan teori, kita langsung ke contoh source code:

stack.h
————————————-begin—————————
#define stack_H
#define stack_H

#include
#include
#include
#include
#include

#define nil NULL
#define info(P) (P)->info
#define next(P) (P)->next
#define firstStack(S) ((S).firstStack)
#define lastStack(S) ((S).lastStack)

typedef int infotype;
typedef struct tElmtStack *address;
typedef struct tElmtStack{
infotype info;
address next;
}ElmtStack;
typedef struct{
address firstStack;
address lastStack;
}Stack;

bool stackEmpty(Stack S);
void createStack(Stack *S);
void bacaStack(infotype *x);
void tulisStack(Stack S);
address Alokasi(infotype x);
void Dealokasi(address P);
void Push(Stack *S,infotype x);
void Pop(Stack *S);

bool stackEmpty(Stack S){
return ((firstStack(S)==nil)&&(lastStack(S)==nil));
}

void createStack(Stack *S){
firstStack(*S)=nil;
lastStack(*S)=nil;
}

void bacaStack(infotype *x){
printf(“\nMasukkan data: “);scanf(“%d”,&(*x));
}

void tulisStack(Stack S){
address P;
P=firstStack(S);
printf(“Data Stack:\n”);
while(P!=nil)
{
printf(“%d\n”,info(P));
P=next(P);
}
}

address Alokasi(infotype x){
address P;
P=(address)malloc(sizeof(ElmtStack));
if(P!=nil)
{
info(P)=x;
next(P)=nil;
}
return P;
}

void Dealokasi(address P){
free(P);
}

void Push(Stack *S,infotype x)
{
address P;
P=Alokasi(x);
if(P!=nil)
{
if(stackEmpty(*S))
{
lastStack(*S)=P;
}
next(P)=firstStack(*S);
firstStack(*S)=P;
}
}

void Pop(Stack *S)
{
address P;
P=firstStack(*S);
if(!stackEmpty(*S))
{
if(P==lastStack(*S))
{
Dealokasi(P);
firstStack(*S)=nil;
lastStack(*S)=nil;
}
else
{
firstStack(*S)=next(P);
Dealokasi(P);
}
}
}

Contoh:

teststack.cpp
——————————-begin—————————–
#include
#include”stack.h”

main(){
Stack S;
infotype x;
createStack(&S);

bacaStack(&x);
Push(&S, x);
cout<<”Push\n”<
tulisStack(S);

bacaStack(&x);
Push(&S, x);
cout<<”Push\n”<
tulisStack(S);

bacaStack(&x);
Push(&S, x);
cout<<”Push\n”<
tulisStack(S);

Pop(&S);
cout<<” Pop\n”<
tulisStack(S);

Pop(&S);
cout<<” Pop\n”<
tulisStack(S);

}
———————————-end————————-

Tinggalkan komentar »

Array Dalam Bahasa C

Array adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama.

Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik.

Letak urutan dari suatu elemen larik ditunjukkan oleh suatu subscript atau suatu index.

Menurut dimensinya, array dapat dibedakan menjadi :

1. Array berdimensi satu

o Setiap elemen array dapat diakses melalui index

o Index array secara default dimulai dari 0

o Deklarasi array :

Tipe_array nama_array[ukuran]

2. Array berdimensi dua

– Array dua dimensi merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah buah kolom. Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.

– Deklarasi array :

Tipe_array nama_array [baris][kolom]

3. Array multidimensi

– Array multidimensi merupakan array yang mempunyai ukuran lebih dari dua. Bentuk pendeklarasian array multidimensi sama saja dengan deklarasi array dimensi satu maupun dimensi dua.

– Deklarasi array :

Tipe_array nama_array [ukuran 1][ukuran 2] . . . [ukuran N]

Perbedaan array dengan tipe data lain :

Array dapat mempunyai sejumlah nilai, sedangkan tipe data lain hanya dihubungkan dengan sebuah nilai saja.

Array dapat digunakan untuk menyimpan beberapa nilai tipe data lain data (char, int, float, double, long, dll) yang sama dengan satu nama saja.

Selain itu, array dapat berupa satu dimensi atau lebih, sedangkan tipe data lain hanya berupa satu dimensi.

Array juga dapat digunakan sebagai parameter. Jenisnya :
a. Array dimensi satu sebagai parameter :

– Pengiriman parameter berupa array dimensi satu merupakan pengiriman secara acuan/referensi, karena yang dikirimkan adalah alamat dari elemen pertama arraynya, bukan seluruh nilai-nilai elemenya. Alamat elemen pertama dari array dapat ditunjukkan oleh nama lariknya yang tidak ditulis dengan indeknya.

Contoh:

#include

#include

int length(char x[]);

int main()

{

char string[256];

printf(“Ketikkan sembarang kalimat : “);

gets(string);

Lstring=length(string);

getch();

return(0);

}

int length(char x[])

{

int i, cek, L=0;

for(i=0;i<256;i++)

{

if (x[i]!=”)

L+=1;

else break;

}

return(L);

}

b. Array dua dimensi sebagai parameter :

– Pengiriman parameter berupa array dua dimensi hampir sama dengan pengiriman parameter array satu dimensi, hanya saja perbedaannya adalah dalam array dua dimensi harus menyebutkan baris dan kolom array dimensi dua tersebut, mendeklarasikan MAX_ROWS dan MAX_COLS yang digunakan untuk pengiriman parameter array dua dimensi dan pada saat pengiriman parameter formal array dua dimensi, kita harus menyebutkan banyaknya dimensi array untuk kolom, sehingga ukuran kolom dapat diketahui, hal ini berkaitan dengan pemesanan variabel array di memori.

Contoh:

#include

#include

void isi_matriks(int m[10][10],int b,int k);

int main()

{

int m1[10][10];

printf(“Masukkan baris dan kolom Matriks I : “);

scanf(“%d x %d”,&b1,&k1);

printf(“Masukkan baris dan kolom Matriks II : “);

scanf(“%d x %d”,&b2,&k2);

printf(“Masukkan isi Matriks I : \n”);

isi_matriks(m1,b1,k1);

getch();

return(0);

}

void isi_matriks(int m[10][10],int b,int k)

{

int i,j;

for (i=1;i<=b;i++)

{

for(j=1;j<=k;j++)

scanf(“%d”,&m[i][j]);

}

printf(“Matriks I : \n”);

for (i=1;i<=b;i++)

{

for(j=1;j<=k;j++)

printf(“%8d”,m[i][j]);

printf(“\n”);

}

}

Tinggalkan komentar »

Mengenal Lebih Jauh Tentang WINDOWS 8

Microsoft baru saja meluncurkan os terbarunya windows 8 berbagi pembaharuan dan kemudahan dalam penggunaan di tawarkan sebagai upaya agar pengguna pemula pun dapat belajar dengan mudah.Tampilan lebih fresh dari para pendahulunya seperti apa windows 8 berikut ulasanya dari kompas.com

Ketersediaan

Windows 8 sudah bisa di-download dari situs resmi MIcrosoft mulai tanggal 26 Oktober 2012. Selain cara online ini, tersedia paket instalasi Windows 8 dalam kepingan DVD tradisional.

Harga

Upgrade online Windows 8 tersedia bagi pengguna Windows XP, Vista dan 7. Untuk pengguna yang membeli sistem operasi atau komputer dengan salah satu dari ketiga sistem operasi tersebut sebelum 2 Juni 2012, upgrade online Windows 8 dihargai 40 dollar AS.

Untuk pengguna yang membeli sistem operasi atau komputer dengan salah satu dari ketiga sistem operasi tersebut antara tanggal 2 Juni 2012 hingga 31 Januari 2013, disediakan diskon upgrade sehingga cukup membayar 14.99 dollar AS saja.

Adapun versi Windows 8 dalam bentuk kepingan DVD dijual 70 dollar AS.

Versi Windows 8

Windows 8

Adalah versi paling dasar yang menyasar kalangan pengguna biasa. Fitur-fiturnya termasuk tampilan Start Screen baru, aplikasi-aplikasi utama seperti Mail, Music, Calendar, Internet Explorer 10, Windows Store, dan desktop.

Windows 8 Pro

Versi ini memiliki semua fitur Windows 8 standar ditambah sejumlah fungsi lain yang berguna untuk power user seperti BitLocker, client hyper-v, domain join, enkripsi file sistem, dukungan group policy, dan remote desktop hosting.

Windows RT

Ini adalah versi Windows 8 yang digunakan di perangkat-perangkat tablet berbasis ARM. Tidak seperti dua versi lainnya, Windows RT tak bisa menjalankan aplikasi-aplikasi yang didesain untuk komputer desktop (x86/ 64). Ia hanya akan menjalankan aplikasi yang diperoleh dari Windows Store saja.

 Hardware

Untuk bisa menjalankan Windows 8, sebuah komputer harus memiliki setidaknya:

  1. Prosesor berkecepatan 1 GHz atau lebih kencang
  2. RAM sebesar 1 GB untuk versi 32-bit atau 2 GB untuk versi 64-bit
  3. Ruang hard disk kosong sebesar 16 GB untujk versi 32-bit atau 20 GB untuk versi 64-bit
  4. Pemroses grafis yang kompatibel dengan DirectX 9

Untuk menjalankan aplikasi yang diperoleh dari Windows Store, pengguna harus memiliki monitor dengan resolusi 1024×768 atau lebih. Resolusi minimal sebesar 1366×768 diperlukan untuk menjalankan fungsi “snap” sehingga aplikasi-aplikasi dari Windows Store lebih mudah diorganisasi.

Tampilan

Salah satu perubahan terbesar dalam WIndows 8 adalah dihilangkannya tombol “Start” dari desktop. Sebagai gantinya, Microsoft menyediakan layar “Start Screen” berisi daftar aplikasi-aplikasi yang terpasang di komputer, yang disusun dalam pola kotak-kotak dengan thumbnail (tiles).

Secara umum, interface baru pada Windows 8 lebih cocok dengan notebook dibanding desktop karena touchpad pada notebook menyediakan pilihan input touch gesture — mirip pada perangkat tablet — yang bekerja lebih baik pada interface Windows 8 dibandingkan mouse.

Akan tetapi, dengan sedikit penyesuaian, pengguna juga bisa menggunakan mouse untuk bernavigasi dalam Windows 8 tanpa masalah.

Toko Aplikasi Windows Store

Dalam Windows 8, pengguna dapat menemukan icon toko aplikasi Windows Store yang mirip dengan Apple App Store pada Mac OS. Dari sini, pengguna bisa men-download aplikasi yang didesain khusus untuk Windows 8.

Pengguna Windows 8 dan Windows 8 Pro bisa menjalankan aplikasi Windows –termasuk aplikasi-aplikasi lama yang didesain untuk windows 7– dari desktop seperti pada sistem operasi sebelumnya.

Sambungan Cloud

Berbeda dari para pendahulunya, Windows 8 dirancang untuk cloud/ Sistem operasi ini menyediakan aplikasi SkyDrive, yaitu layanan cloud storage milik Microsoft secara built-in. SkyDrive juga akan hadir di Microsoft Office terbaru dan akan menjadi tempat penyimpanan default untuk dokumen sehingga pengguna bisa mengaksesnya dari semua jenis perangkat.

Perbedaan -dan Persamaan Windows 8 dan Windows Phone 8

WIndows 8 dan WIndows Phone 8 memiliki beberapa kesamaan dalam hal kernel yang digunakan sehingga aplikasi yang dibuat untuk Windows 8 nantinya juga akan bisa berjalan di Windows Phone 8.

Untuk saat ini hal itu belum terjadi dan kedua sistem operasi masih berdiri terpisah, tetapi Bill Gates, pendiri Microsoft, mengatakan bahwa Windows 8 dan Windows Phone 8 sedang berevolusi menjadi satu platform tunggal.

Perangkat Yang Mendukung Windows 8

Laptop
Yang pertama adalah komputer jinjing atau laptop, atau ada juga yang menyebutnya komputer clamshell (kulit kerang), karena bisa dibuka-tutup bak kerang. Kategori ini dibagi lagi dalam jenis notebook, netbook, dan ultrabook. Ada kemajuan pesat pada laptop generasi terkini, yang beberapa telah mendukung navigasi layar sentuh.

Tablet
Windows 8 tak hanya dirancang untuk komputer pribadi, tapi juga didesain untuk perangkat tablet. Tablet yang menggunakan prosesor berarsitektur x86 berjalan dengan sistem operasi Windows 8. Sedangkan tablet yang menggunakan prosesor berarsitektur ARM berjalan dengan Windows RT (Run Time).

Beberapa tablet Windows 8 disertai dengan aksesori penutup atau dock papan ketik (keyboard). Jika tablet dipasangkan ke dock, ia seakan berubah wujud menjadi notebook. Beberapa tablet Windows 8 yang menggunakan prosesor Intel Atom ataupun Core i menyediakan port USB, slot kartu memori eksternal, jack audio 3,5mm, sampai port HDMI.

Convertible
Ini adalah komputer kategori baru yang memadukan fungsi tablet dan ultrabook. Pada umumnya komputer convertible bisa digeser, tetapi ada pula produsen yang membuat layar komputer convertible bisa diputar. Bagian layar dan keyboard-nya didesain menyatu, tak bisa dilepas.

Convertible tampak seperti ultrabook jika digeser ke atas atau dalam posisi terbuka. Jika digeser ke bawah atau dalam posisi tertutup, ia tampak seperti tablet. Konektivitas pada convertible juga lengkap, mulai dari USB, kartu memori eksternal, jack audio 3,5mm, sampai port HDMI.

Pc All in One
Mesin dan layar pada komputer All-in-One (AIO) didesain dalam satu ruang. Orang yang membeli AIO biasanya membutuhkan perangkat komputer yang hemat ruang dan digunakan untuk aktivitas multimedia sampai hiburan. Port dan slot konektivitas tersedia di sisi samping ataupun belakang layar.

Komputer AIO Windows 8 memiliki sensor layar sentuh yang lebih baik karena sistem operasi ini memang dimaksimalkan untuk layar sentuh.

Desktop
Bagi Anda yang memiliki komputer desktop, Anda tentu bisa memperbarui sistem operasi ke Windows 8. Pastikan bahwa komputer Anda memenuhi spesifikasi perangkat keras minimum Windows 8 agar komputer bisa berjalan mulus dan gegas.

Cara Berpindah ke Windows 8

1. Jika PC atau notebook pengguna memiliki sistem operasi Windows XP, Vista, atau Windows 7 dan dibeli sebelum 2 Juni 2012.

Ada dua cara yang bisa ditempuh untuk para pengguna dengan syarat di atas. Cara tersebut adalah:

a. Memesan secara online. Pemesanan tersebut bisa dilakukan via situs resmi Microsoft. Untuk melakukan update ini, pengguna cukup membayar 40 dollar AS.

File instalasi sudah bisa diunduh mulai tanggal 26 Oktober.

Pengguna tidak harus meng-install Windows 8 di PC yang digunakan untuk mengunduh sistem operasi tersebut. Pengguna bisa memindahkan file instalasi ke sebuah USB atau DVD.

Untuk membeli update ini, pengguna cukup mengunjungi situs microsoft.com.

b. Untuk pengguna yang lebih suka dengan cara upgrade konvensional, paket upgrade Windows 8 ini juga akan tersedia dalam bentuk DVD dengan harga 70 dollar AS.

2. Jika PC atau notebook pengguna menggunakan sistem operasi Windows 7 dan dibeli antara 2 Juni 2012 hingga 31 Januari 2013.

Microsoft memberikan diskon besar bagi pengguna dengan kualifikasi di atas. Pengguna tersebut cukup membayar 14,99 dollar AS saja.

Uniknya, dengan cara ini pengguna akan langsung mendapatkan Windows 8 Pro, meskipun Windows 7 yang digunakan hanya versi Home atau Basic.

Pengguna bisa memesan update Windows 8 melalui situs http://www.windowsupgradeoffer.com.

3. Belilah produk dengan sistem operasi Windows 8.

Ini adalah cara termudah. Pengguna tinggal membeli produk berbasis Windows 8 yang sudah membanjiri pasar mulai tanggal 26 Oktober 2012.

Dengan cara ini, pengguna sudah tidak perlu direpotkan dengan masalah instalasi. Namun, pengguna harus berhati-hati karena Windows 8 hadir dengan beberapa versi.

Tinggalkan komentar »

Membuat Program Penjualan Dengan VB 6.0

Yang pertama harus saya lakukan, adalah meminta maaf kepada Anda semua karena tertundanya tutorial ini, dalam waktu yang cukup lama. Ada beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan juga terkena virusnya komputer saya, yang tentu saja membutuhkan waktu yang lumayan untuk merestore data-data saya, termasuk data mengenai Tutorial ini. Tapi apapun itu, tentu saja, saya berterima kasih karena Anda masih mau menunggu kelanjutan tutorial ini. Yak, langsung saja jadinya ya.

Pada tutorial sebelumnya kita sudah melakukan penulisan kode program (script) pada form Transaksi Penjualan. Dan kali ini, kita akan mulai mendesain laporan-laporan yang akan dihasilkan oleh program ini. Akan ada 3 (tiga) laporan yang akan kita buat nanti, yaitu Laporan Penjualan Harian, Laporan Penjualan Mingguan dan Laporan Penjualan Bulanan.

Laporan pertama yang akan kita buat, tentu saja adalah Laporan Penjualan Harian. Namun sebelum itu, kita harus menambahkan dulu “komponen” Data Environment dan Data Report pada program kita. Jadi, silahkan klik menu Project, lalu pada submenu yang muncul, pilihlah “Add Data Environment”.

00 - Menubar VB

[01%2520-%2520Menu%2520Add%2520Data%2520Environment%255B6%255D.jpg]

Dan segera sesudah itu akan muncul jendela Data Environment, seperti di bawah ini.

02 - Data Environment 1

Terlihat pada jendela Data Environment tersebut, sudah ada 2 (dua) item yang terdaftar, yaituDataEnvironment1 dan Connection1. Ubahlah dulu properti “Name” Data Environment ini, dari nilai awal “DataEnvirontment1” menjadi “dePenjualan”. Kemudian ubah juga properti “Name” dari “Connection1” menjadi “conPenjualan”. Tampilan sesudah diubah akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini:

03 - Data Environment 2

Langkah selanjutnya, adalah mendefinisikan atau menghubungkan Data Environment ini dengan database yang sudah kita buat. Caranya, klik kanan pada item conPenjualan, lalu pada popup menu yang muncul, pilih “Properties”.

04 - Data Environment 3

Dan akan muncul jendela “Data Link Properties”, dengan tab aktif berada pada “Provider”. Pada daftar yang ada, pilihlah “Microsoft Jet 4.0 OLE DB Provider”, lalu klik tombol “Next”.

06 - Data Link Properties 2

Setelah itu, tab “Connection” akan terbuka. Klik lah tombol “” yang berada di samping kanan kotak isian “Select or enter a database name:”.

07 - Data Link Properties 3

Kemudian, pada kotak dialog yang muncul, pindahkan lokasi folder pada folder yang berisi database yang telah kita buat sebelumnya, yaitu pada folder “c:penjualan”, dan pilihlah file “Penjualan.mdb” (extention .mdb mungkin tidak terlihat pada kotak dialog ini), lalu klik tombol “Open”.

08 - Pilih Database

Dan  setelah itu, kotak isian “Select or enter a database name:” akan terisi dengan nama file database kita, lengkap dengan path-nya. Klik tombol “Test Connection” untuk memastikan bahwa koneksi ke database tersebut berhasil dengan baik.

09 - Data Link Properties 4

Akan muncul kotak pesan yang memberitahukan bahwa koneksi dengan database sukses dilakukan. Klik saja tombol OK untuk menutup kotak pesan tersebut.

10 - Connection Success

Langkah selanjutnya, adalah menambahkan “Command” untuk Laporan Penjualan Harian. Caranya adalah dengan meng-klik-kanan (right-click) pada item “conPenjualan”, dan memilih “Add Command” pada popup menu yang muncul.

01 - deHarian 1
Dan sebuah subitem dari conPenjualan akan muncul dengan nama Command1.

02 - deHarian 2

Ubah namanya menjadi cmdHarian.

03 - deHarian 3
Dan klik-kanan pada subitem cmdHarian, lalu pilih Properties, pada popup menu yang muncul.
04 - Klik Kanan - Popup Menu

Kemudian akan muncul jendela “cmdHarian Properties”.

05 - cmdHarian 1
Klik pada pilihan “SQL Statement”.

06 - cmdHarian 2

Dan ketikkan perintah SQL berikut pada kotak isian “SQL Statement:”.

SELECT Penjualan_Detail.Kode_Barang, 
  Barang.Nama_Barang,
  Penjualan_Detail.Jumlah, 
  Barang.Harga,
  (Penjualan_Detail.Jumlah * Barang.Harga) AS Jumlah_Harga
  FROM Penjualan, Penjualan_Detail, Barang
  WHERE Penjualan_Detail.No_Faktur=Penjualan.No_Faktur
  AND Barang.Kode_Barang=Penjualan_Detail.Kode_Barang
  ORDER BY Penjualan.Tanggal DESC

Tampilannya pada jendela cmdHarian akan kira-kira seperti di bawah ini. Klik tombol “Apply” untuk menyimpan perubahan ini.

 

07 - cmdHarian 3

Sekarang, klik-lah tab “Grouping” yang berada di bagian atas dari jendela ini.

07b - cmdHarian 4
Klik checkbox “Group Command Object”.

07c - cmdHarian 5

Kemudian, klik field Penjualan.No_Faktur, Tanggal dan Keterangan (bisa satu-persatu, atau sekaligus tiga-tiganya), lalu pindahkan ke kolom sebelah kanan, dengan cara mengklik tombol “>”. Silahkan klik OK untuk menutup jendela ini. Field-field ini adalah field yang berada pada file transaksi Penjualan

07d - cmdHarian 6
Tampilan sesudah properti SQL diisi, kira-kira akan menjadi seperti di bawah ini.

08 - deHarian 4
Langkah selanjutnya, adalah menambahkan Data Report untuk Laporan Harian. Klik menu Project pada menubar Visual Basic 6.0, dan pilih “Add Data Report” pada submenu yang muncul.

00 - Menubar VB09 - Add Data Report
Akan muncul sebuah jendela DataReport1.

10 - Data Report 1

Seperti biasa, ubah dulu beberapa properti dari DataReport ini, seperti di bawah ini:

 

Tabel

Tampilan sesudah properti-properti tersebut diubah kira-kira akan menjadi seperti di bawah ini:

11 - Data Report 2

DataReport rptHarian ini sudah terhubung dengan database Penjualan dan tabel Penjualan (lewat perintah SQL yang sebelumnya diberikan). Jadi, kita tinggal meletakkan field-field yang diperlukan pada DataReport tersebut.

Sebelumnya, ubah dulu ukuran jendela DataReport ini agar kita lebih leluasa dalam meletakkan field-field nanti.

12 - Data Report 3

Kemudian klik kanan (right-click) pada area kosong (sembarang, asal masih di dalam jendela DataReport), dan pilih “Retrieve Structure” dari popup menu yang muncul.

13 - Data Report 4

Pilih saja “Yes” jika ada pesan konfirmasi yang muncul.

14 - Konfirmasi

Tampilan sesudahnya akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini.

15 - Data Report 5
Lalu pilihlah area kosong pada bagian “Detail (cmdHarian_Detail)”, klik kanan di situ. Pada popup menu yang muncul, pilihlah “Insert Control”, lalu pada submenunya, pilih “TextBox”.

16 - Data Report 6

Sesaat kemudian, pada bagian Detail tadi, sudah terletak 1 (satu) field. Namun field ini belum dihubungkan dengan field manapun. Untuk menentukan field mana yang akan muncul pada textbox tadi, lakukan dulu perubahan pada properti “DataMember”. Isilah dengan “cmdHarian” (Anda dapat memilihnya dari combobox yang ada pada baris properti tersebut). Kemudian ubah juga properti “DataField”, dengan mengisinya dengan “Penjualan_Detail.Kode_Barang” (Anda juga dapat memilihnya dari combobox yang tersedia pada baris properti tersebut). Untuk properti lainnya bisa dibiarkan.

17 - Data Report 7
Tampilan sesudahnya akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini.

18 - Data Report 8

Nah, ulangi langkah-langkah di atas, untuk field-field Nama_Barang, Jumlah, dan Harga. Setelah itu, khusus untuk field Jumlah dan field Harga, ubah juga properti-properti lainnya nya sebagai berikut:
Tabel2
Tampilan sesudahnya akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini.

19 - Data Report 9

Selanjutnya, kita akan membuat garis pembatas antar record. Jadi, klik kanan di area kosong pada bagianDetail (cmdHarian_Detail), lalu pilih “Insert Control” pada popup menu yang muncul, dan pilih “Line” pada submenunya.

20 - Data Report 1021 - Data Report 11

Kemudian, aturlah garis yang muncul, agar letaknya kira-kira seperti di bawah ini.

22 - Data Report 12

Setelah itu, rapatkan atau persempit area Detail (cmdHarian_Detail) menjadi kira-kira seperti di bawah ini:

23 - Data Report 13

Langkah selanjutnya adalah membuat Table Header untuk laporan ini. Kita akan menempatkan label yang berisi keterangan atau judul dari masing-masing field yang sudah ditambahkan sebelumnya, juga beberapa keterangan tambahan. Jadi sekarang lakukan klik kanan di area kosong pada bagian header tersebut, kemudian pada popup menu yang muncul, pilih “Insert Control”, lalu pilih lagi “Label”.

25 - Data Report 15

Tampilannya setelah itu akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini.

26 - Data Report 16

Ubah caption dari “Label1” menjadi “Nomor Faktur :”, seperti di bawah ini.

27 - Data Report 17
Setelah itu, kita akan memasukkan field No_Faktur di sampingnya. Jadi, silahkan klik kanan lagi di area kosong pada bagian Group Header, lalu pilih Insert Control pada popup menu yang muncul, dan pilih lagi TextBox pada submenunya.

28 - Data Report 18

Tampilannya akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini.

29 - Data Report 19
Terlihat di situ bahwa textbox tersebut belum terhubung dengan field manapun, yang ditangai dengan caption-nya yang bertuliskan “Unbound”. Untuk menghubungkannya dengan field No_Faktur, dengan textbox yang masih terpilih, silahkan klik pada jendela properties, lalu pada item properti DataField, pilihlah No_Faktur, dari combobox yang tersedia.

30 - Data Report 20

Tempilannya setelah itu akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini:

31 - Data Report 21
Sekarang, karena keterangan untuk Nomor Faktur beserta field-nya sudah terhubung, silahkan ulangi lagi langkah-langkah di atas, mulai dari langkah klik kanan pada area Group Header, dan memilih menu Insert Control dan memilih lagi pilihan Label, sampai pada langkah memilih DataField dari combobox yang tersedia. Lakukan langkah-langkah tersebut untuk memasukkan keterangan tentang Tanggal Faktur. Buat agar menjadi kira-kira seperti di bawah ini.

32 - Data Report 22

Setelah itu, untuk memperjelas tiap field / textbox yang berada di bagian Detail, kita juga akan memberikan keterangan dari tiap textbox / field tersebut, di mana keterangan tersebut juga akan kita tempatkan pada bagian Group Header. Jadi, silahkan klik kanan lagi pada area kosong di bagian Group Header, lalu pilih Insert Control, dan pilih lagi Label pada menu yang ada. Tampilannya akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini:

33 - Data Report 23

Ubah caption-nya menjadi Kode Barang, seperti di bawah ini.

34 - Data Report 24

Ulangi langkah tersebut, masing-masing untuk “Nama Barang”, “Jumlah”, “Harga” dan “Jum. Harga”, sehingga tampilannya akan menjadi seperti di bawah ini. Jika perlu, Anda bisa mengubah properti Font dari masing-masing label tersebut menjadi Arial-Bold 8 points. Anda bisa mengubahnya, tentunya pada jendela Properties, dengan masing-masing label yang masih terpilih (selected).

35 - Data Report 25

Untuk mempermanis tampilan, kita akan menambahkan kontrol Shape sebagai latar belakang dari label-label tersebut. Untuk itu, silahkan klik kanan pada area kosong, masih di bagian Group Header. Lalu pada popup menu yang muncul, pilihlah Insert Control, dan pilih lagi Shape, pada submenu yang tersedia.

36 - Data Report 26

Tampilannya sesudah itu akan menjadi kira-kira seperti di bawah ini.

37 - Data Report 27

Terlihat di situ sudah ada sebuah “kotak” yang muncul. Sekarang pindahkan kotak tersebut sehingga letaknya akan menjadi melingkupi label Kode Barang yang berada di bawahnya.

38 - Data Report 28

Tariklah bagian kanan dari kotak tersebut, untuk memperluas atau menambah panjang dari kotak tersebut.

39 - Data Report 29

Sekarang, kita akan memberikan warna pada kotak tersebut. Dengan kotak tersebut yang masih terpilih, beralihlah pada jendela Properties, lalu ubah item properti BackColor menjadi warna abu-abu. Anda dapat memilih warna lain sesuka Anda. Saya di sini memilih warna abu-abu yang berada pada baris ke tiga di kolom pertama.

41 - Data Report 31

Ubah juga properti BackStyle-nya menjadi “1 – rptBkOpaque”.

40 - Data Report 30

Tampilannya pada jendela report designer, akan menjadi seperti di bawah ini.

42 - Data Report 32

Terlihat di situ bahwa tulisan yang sebelumnya ada dan kita jadikan keterangan, malah tertutupi oleh kotak abu-abu tersebut. Untuk itu, kita akan mengatur agar kotak tersebut berada di bagian bawah dari label-label yang telah kita buat sebelumnya. Caranya adalah dengan melakukan klik-kanan pada kontrol shape / kotak tersebut, dan memilih Send to Back, pada popup menu yang muncul.

43 - Data Report 33

Setelah itu, akan nampak bahwa sekarang label-label yang sebelumnya kita buat, sudah terlihat / muncul kembali.

44 - Data Report 34

Untuk lebih mempermanis lagi, Anda dapat memperbesar sedikit tinggi dari kotak tersebut, sehingga akan menjadi seperti di bawah ini.

45 - Data Report 35

Laporan ini, untuk sementara sudah selesai. Namun kita belum dapat menampilkannya pada program yang kita buat. Untuk itu, buka lagi form frmUtama, lalu klik pada menu Laporan, dan klik lagi pada submenuLaporan Penjualan Harian.

46 - Buat Script Menu Laporan Harian

Setelah itu, akan terbuka jendela Code Editor, untuk prosedur mnuLaporanPenjualanHarian_Click.

47 - Script Kosong Menu Laporan Harian

Pada area antara Private Sub dan End Sub, ketikkan kode berikut ini:

    rptHarian.Show vbModal

Tampilannya akan menjadi kita-kira seperti di bawah ini.

48 - Script Menu Laporan Harian

Setelah itu, Anda dapat mengujinya, dengan cara running program ini, dan mengklik menu Laporan dan memilih submenu Laporan Penjualan Harian. Tampilan yang muncul mungkin saja bisa berbeda, tergantung berapa banyak data yang sudah Anda masukkan ke dalam database program ini. Namun secara garis besar, akan seperti gambar di bawah ini.

50 - Tampilan Laporan Harian

Untuk sementara, desain dan pembuatan Laporan Bagian 1 ini selesai sampai di sini. Pada tutorial berikutnya, kita akan menambahkan form tersendiri untuk pencetakan Laporan Penjualan Harian ini. Dan karena ada form baru, maka tentu saja akan ada script tambahan juga. Jadi… sampai bertemu pada tutorial berikutnya ya. Jangan lupa untuk menyimpan dulu hasil pekerjaan Anda.

Tinggalkan komentar »

Cara Membuat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sederhana

Solar panel merupakan alat yang menangkap sinar matahari dan kemudian dapat merubahnya menjadi energi listrik,  sebelumnya saya telah menulis tentang teknologi solar cell yang berjudul “Potensi penggunaan solar cell di Indonesia“. Dan kemudian dalam post saya berikut ini, kita dapat mencoba membuat solar panel yang sederhana.
Kita dapat mencoba untuk mengetahui Cara membuat Solar Cell sel surya dengan mempersiapkan kotak CD bekas yang terbuat dari plastik bening, lempengan besi & tembaga yang berguna sebagai konduktor, kabel tembaga dan lem silikon.
Langkah pertama adalah dengan membuat  plat oksida cuprous  (plat besi yang berkarat) berbentuk kotak, kemudian bersihkan  salah satu sudut dengan amplas untuk disolder dengan kabel tembaga, plat tersebutakan berfungsi sebagai sisi negatif.

b

Kemudian kita membuat plat positif dengan membentuk potongan U  dari lembaran tembaga, sedikit lebih besar daripada plat oksida cuprous, dengan bagian dalam potongan U sedikit lebih kecil daripada plat oksida cuprous. Setelah itu solder kabel tembaga disalah satu sisi dari plat U tersebut. Rekatkan plat berbentuk U pada plastik bening CD bagian depan dengan lem silikon yang banyak agar tidak terjadi kebocoran. Pastikan bahwa koneksi solder benar-benar tertutup dengan lem, atau berada di luar lem – an berbentuk, seperti digambar.

c

Gambar diatas menunjukkan sisi belakang dari solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar di bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa lem silikon tidak sepenuhnya menutupi plat tembaga yang berbentuk U, karena nantinya sebagian dari plat tembaga harus bersentuhan dengan air asin.

4

Langkah berikutnya adalah meletakkan plat yang berbentuk kotak diatas plat U, namun sebelumnya lem kembali plat U sehingga membentuk lapisan yang tebal, lapisan tersebut berfungsi untuk isolator dan agar membuat ruangan ruang untuk air asin. Sekali lagi, tidak semua bagian tembaga tertutup, sehingga akan ada bagian dari tembaga didalam kontak dengan air asin. Rekatkan plat kotak kelapisan lapisan lem tersebut. Anda harus menekan cukup keras untuk memastikan bahwa tidak ada celah, tapi tidak begitu keras sampai dua plat saling bersentuhan.

5

Gambar diatas menunjukkan sisi belakang solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa kita akan menambahkan lem ekstra untuk membentuk saluran di bagian atas untuk membiarkan air asin yang akan ditambahkan.

f

Selanjutnya, gunakan pipet besar untuk menambah air asin. Isi sel hampir ke bagian atas plat tembaga, sehingga hampir tumpah keluar.Kemudian menutup saluran dengan lem, dan biarkan lem sampai kering.

7

Dalam gambar di atas kita dapat melihat

 

SELAMAT MENCOBA…!!!

Tinggalkan komentar »

MEMBUAT PROGRAM DALAM BAHASA C/C++ DENGAN MICROSOFT VISUAL C++ 6.0

I. Program Sederhana-1: Menampilkan ‘Hello, World!’ pada layar

Langkah-langkah membuat template program sederhana:

1. Jalankan software Microsoft Visual C++ 6.0 dari Microsoft Visual Studio 6.0 (jika perlu mintalah bantuan asisten)

2. Pilih menu File -> New
3. Pada dialog box pilih tab Projects, selanjutnya:
” Pilih/klik Win 32 Console Application
” Tulis nama project, misalkan ProgramPertamaku pada isian Project_name:
” Tentukan direktori tempat project ini berada pada Location: (kemungkinan diisi dengan direktori home anda)
” Klik OK

4. Akan muncul dialog box Win 32 Console Application:
” Pilih radio button A “Hello, World!” application
” Klik Finish
” Klik OK

5. Pada window kecil (biasanya di sebelah kiri):
” Klik tab FileView
” Klik tanda + pada ProgramPertamaku files
” Klik tanda + pada Source files
” Double Klik pada ProgramPertamaku.cpp, akan muncul teks program :

// ProgramPertamaku.cpp : Defines the entry point for the console application.
//

#include “stdafx.h”

int main(int argc, char* argv[])
{
printf(“Hello World!\n”);
return 0;
}

6. Pilih menu Build -> Build ProgramPertamaku.exe atau tekan F7 pada keyboard

7. Pilih icon/gambar tanda seru (!), akan muncul window console seperti berikut:

 
II. Program Sederhana-2: Membaca dua buah bilangan bulat dan menampilkan hasil penjumlahannya

Petunjuk:
1. Gunakan langkah-langkah pembuatan template program seperti di atas sampai langkah ke-5 , tetapi gunakan Project_name yang berbeda,misalnya ProgramKeduaku

2. Gantilah blok program fungsi main dengan yang berikut:

int integer1; /* first number to be input by user */
int integer2; /* second number to be input by user */
int sum; /* variable in which sum will be stored */

printf( “Enter first integer\n” ); /* prompt */
scanf( “%d”, &integer1 ); /* read an integer */

printf( “Enter second integer\n” ); /* prompt */
scanf( “%d”, &integer2 ); /* read an integer */

sum = integer1 + integer2; /* assign total to sum */

printf( “Sum is %d\n”, sum ); /* print sum */

return 0; /* indicate that program ended successfully */

3. Lakukan langkah-6 dan 7 template seperti program I

III. Program Sederhana-3: Mencoba operator persamaan dan operator relasi

Petunjuk:
1. Gunakan langkah-langkah program II , tetapi gunakan Project_name yang berbeda,misalnya ProgramKetigaku

2. Gantilah blok program fungsi main dengan yang berikut:

int num1; /* first number to be read from user */
int num2; /* second number to be read from user */

printf( “Enter two integers, and I will tell you\n” );
printf( “the relationships they satisfy: ” );

scanf( “%d%d”, &num1, &num2 ); /* read two integers */

if ( num1 == num2 ) {
printf( “%d is equal to %d\n”, num1, num2 );
} /* end if */

if ( num1 != num2 ) {
printf( “%d is not equal to %d\n”, num1, num2 );
} /* end if */

if ( num1 < num2 ) {
printf( “%d is less than %d\n”, num1, num2 );
} /* end if */

if ( num1 > num2 ) {
printf( “%d is greater than %d\n”, num1, num2 );
} /* end if */

if ( num1 <= num2 ) {
printf( “%d is less than or equal to %d\n”, num1, num2 );
} /* end if */

if ( num1 >= num2 ) {
printf( “%d is greater than or equal to %d\n”, num1, num2 );
} /* end if */

return 0; /* indicate that program ended successfully */

Tinggalkan komentar »

Spesifikasi Honda RC213V

RC213V

Name RC213V

Overall length 2052mm

Overall width 645mm

Overall hight 1110mm

Wheelbase 1435mm

Road clearance 115mm

Weight over 157kg

Engine type Liquid-cooled 4-stroke DOHC 4valve V-4

Displacement 1000cc

Maxmun power Over 170kW

Fuel tank capacity 21liter

Front wheel 16.5 inch

Rear wheel 16.5 inch

Front suspension Telescopic fork

Rear suspension Pro-link

Frame type Alminum Twin-tube

Tinggalkan komentar »

Spesifikasi Ducati Desmosedici GP12

Engine
Liquid-cooled, 90 degree V4 four-stroke, desmodromic DOHC, four valves per cylinder
Capacity
1,000cc
Maximum power
More than 230hp
Maximum speed
In excess of 330 km/h (205 mph)
Transmission
Ducati Seamless Transmission. Chain final drive
Carburation
Indirect Magneti Marelli electronic injection, four throttle bodies with injectors above butterfly valves. Throttles operated by EVO TCF (Throttle Control & Feedback) system
Fuel
Shell Racing V-Power
Lubrificant
Shell Advance Ultra 4
Ignition
Magneti Marelli
Exhaust
Termignoni
Final Drive
D.I.D Chain
Frame
Aluminium
Suspension
Öhlins inverted 48mm fork and Öhlins shock absorber, adjustable for preload, compression and rebound damping
Tyres
Bridgestone 16.5″ front and rear
Brakes
Brembo, two 320mm carbon front discs with four-piston callipers. Single stainless steel rear disc with two-piston calliper
Dry Weight
157 kg
Tinggalkan komentar »

Spesifikasi Yamaha YZR-M1

yzr-m1

Engine
1000cc Liquid cooled inline four-cylinder with crossplane crankshaft
Chassis
Aluminium twin tube delta box with multi-adjustable steering geometry
Aluminium swingarm
Transmission
Six-speed cassette-type gearbox with alternative gear ratios available
Wheels
MFR Forged Magnesium 16.5 front, 16.5 rear
Brakes
Brembo, two 320mm carbon front discs, two four-piston calipers. Single stainless steel rear disc, twin-piston caliper
Power
Over 240 horsepower – 176KW
Suspention
Ohlins upside down front forks and Ohlins rear shock, all adjustable for pre-load and compression , rebound damping
Tyres
Bridgestone, 16.5 inch front, 16.5 inch rear, available as slick and wet tyres
Weight
157 kg. In accordance with FIM regulations

 

Tinggalkan komentar »

Membuat Jaringan Komputer LAN

Belajar Membuat Jaringan LAN

Bagi Anda yang ingin belajar membuat jaringan komputer / LAN tidaklah sulit, melainkan sangat sederhana. Berikut ini adalah cara membuat jaringan LAN.

1. Sediakan dua (2) buah PC (minimal)

2. Kabel UTP seperlunya

3. Konektor RJ-45

4. Krimping tools

5. Kabel tester

Jika Anda ingin menggunakan tipe Jaringan Straight maka urutan warna kabel antara ujung 1 dan ujung 2 adalah sebagai berikut :

 

Belajar Membuat Jaringan LAN

Sedangkan jika anda ingin membuat jaringan dengan tipe Jaringan Cross, maka urutan kabel di ujung A :

 

Belajar Membuat Jaringan LAN

Sedangkan urutan kabel B:

Belajar Membuat Jaringan LAN
Jika kabel telah selesai dipasang sesuai urutan warna, dan proses krimping juga telah dilakukan, silahkan anda tes koneksi ke-dua ujung kabel tersebut dengan Kabel Tester.

Langkah selanjutnya, silahkan anda pasangkan / sambungkan kabel tersebut ke 2 PC yang telah disediakan.

Untuk setting IP Address, caranya : klik kanan pada Shortcut “My Network Place” -> Properties -> klik Internet Protocol (TCP/IP) -> Properties.

Masukkan IP, sebagai contoh untuk PC 1 : 192.168.1.2 sedangkan untuk PC 2 : 192.168.1.3

Untuk subnetmask nya biarkan dalam keadaan default : 255.255.255.0.

Jika proses pemberian IP telah selesai, baiknya anda melakukan restart komputer, agar koneksi kedua PC dapat resolve dengan baik.

Untuk test apakah kedua PC sudah tersambung atau belum, anda bisa melakukan PING dari command prompt.

“C:/Ping 192.168.1.2″ -> dari PC 2

“C:/Ping 192.168.1.3″ -> dari PC 1

Indikator jika jaringan telah terhubung, adalah😕 Reply from…..

Namun jika belum terhubung, indikatornya adalah : Request time out… (dan silakan anda melakukan pengecekan terhadap langkah2 sebelumnya).

Tinggalkan komentar »